Peran Majelis Ta’lim Berkat Sidin dalam Meningkatkan Pengetahuan Keagamaan dan Kehidupan Sosial di Masyarakat Sangatta Utara
DOI:
https://doi.org/10.67802/ahsan.v3i1.108Keywords:
Majelis Ta'lim, pendidikan nonformal, pemahaman keagamaan, solidaritas sosial, Sangatta UtaraAbstract
This study examines the role of Majelis Ta'lim Berkat Sidin in Sangatta Utara as a non-formal educational institution in improving community religious understanding and social life. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings show that Majelis Ta'lim Berkat Sidin strengthens congregants' religious knowledge through regular recitations discussing aqidah, sharia, and morals. Interactive learning methods, including discussions and question-and-answer sessions, also enhance participants' understanding of Islamic teachings. Beyond religious education, the majelis contributes to social solidarity through community activities such as fundraising and social services. Nevertheless, several challenges remain, particularly limited facilities and the need to improve teachers' competence. Overall, this study confirms the important role of Majelis Ta'lim as an agent of spiritual and social change that supports the development of harmonious communities grounded in Islamic values and encourages stronger religious practice, mutual care, and active participation within the wider local community.
Downloads
References
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka.
Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980.
Afni, A. (2013). Strategi komunikasi majelis ulama Indonesia dalam menanggulangi dampak perubahan sosial budaya di Kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Pascasarjana UIN-SU.
Bariah, O., Hermawan, I., & Nur, T. (2011). Peran majelis taklim dalam meningkatkan ibadah bagi masyarakat di Desa Telukjambe Karawang. Majalah Ilmiah SOLUSI, 10(21).
Beno, J., Silen, A., & Yanti, M. (2022). No title. Braz Dent J., 33(1), 1–12.
Dahlan, Z. (2019). Peran dan kedudukan majelis taklim di Indonesia. Jurnal Al-Fatih, 2(2), 252–278.
Daradjat, Z. (1975). Pembinaan remaja. Bulan Bintang.
Gazalba, S. (1983). Islam dan perubahan sosiobudaya: Kajian Islam tentang perubahan masyarakat.
Humairoh, S. (2021). Peran majelis taklim dalam meningkatkan religiusitas masyarakat melalui kajian kitab rutinan di Desa Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, 19(2), 183–200.
Jasmine, K. (2014). Penambahan natrium benzoat dan kalium sorbat (antiinversi) dan kecepatan pengadukan sebagai upaya penghambatan reaksi inversi pada nira tebu, 14–64.
Marzuki, A. M. A. (2016). Dinamika dan peran majelis ta’lim dalam meningkatkan pengetahuan keagamaan di wilayah suku Tengger. Mafhum, 1(2), 185–198.
Nurgiansah, T. H. (2021). Pendidikan Pancasila sebagai upaya membentuk karakter jujur. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(1), 33–41.



